Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), OSIS SMA Panca Marga 1 Lamongan menggelar kegiatan talkshow bertema “Bahaya Pergaulan Bebas dan Pernikahan Dini” pada Senin (4/5). Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari ratusan peserta yang berasal dari seluruh siswa kelas X dan XI.
Acara ini menghadirkan narasumber dari KUA Kecamatan Lamongan, yaitu Kepala KUA H. Sutrisno, M.Ag., penghulu Izzudin Al Qosam, S.H., serta penyuluh agama Islam Yusuf Yasin, S.H. Kehadiran para narasumber diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif kepada siswa mengenai pentingnya menjaga pergaulan serta dampak negatif dari pernikahan dini.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Kecamatan Lamongan, H. Sutrisno, M.Ag., menekankan pentingnya generasi muda untuk memprioritaskan pendidikan sebagai bekal masa depan. Ia mengingatkan agar para siswa tidak mudah terjerumus dalam pergaulan bebas yang dapat merugikan diri sendiri.
“Jangan sampai kalian terjebak dalam pergaulan bebas. Raihlah pendidikan setinggi mungkin demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan tentang risiko pernikahan dini yang dapat menghambat masa depan generasi muda.
“Jangan sampai karena kesenangan sesaat, kalian harus menghadapi konsekuensi besar seperti pernikahan dini yang justru menghilangkan masa muda,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Sugeng Sugiyanto, S.Pd., mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk penguatan karakter dan mental siswa. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk meningkatkan kesadaran pelajar agar mampu menjaga diri dari pengaruh negatif.
“Kami menilai kegiatan ini sangat penting sebagai upaya membangun kesadaran siswa agar mampu menjaga pergaulan yang sehat dan terhindar dari hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan,” ungkapnya.
Ketua Umum OSIS SMA Panca Marga 1 Lamongan, Hidayat Nur Rahman, juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber. Ia berharap materi yang disampaikan dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal bagi dirinya sendiri serta seluruh temen-temannya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pembicara. Semoga ilmu yang disampaikan dapat menjadi pengingat bagi kami untuk terus mengutamakan pendidikan dan menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami pentingnya menjaga pergaulan serta menunda pernikahan hingga siap secara fisik, mental, dan ekonomi, demi masa depan yang lebih baik.



