Pada Pagi

kembang kopi dan melati bersaing wangi

buliran embun di daunnya perlahan luruh oleh matahari

dan air di matakupun jatuh

 

takbir itu semakin menggema

dan kita sudah senja

kaki2 rapuh mulai melangkah menujuMu

mendekat pada masjid dan mushola

 

saat angin berhembus berbisik suara

apa qurban terbesar dalam hidupmu??

dan langkahpun berhenti sejenak

merenung

banyak pengorbanan yang sia-sia

tapi Gusti Allah mboten sare

Pos terkait

banner 468x60