Ahad (1/11/206) suasana di lingkungan Madrasah Aliyah 2 (MAN 2) Kota Probolinggo terlihat regeng, semarak. Pengurus Daerah Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Kota Probolinggo dan Kabupaten Probolinggo, resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di aula Madrasah Aliyah ini.
Pelantikan mengusung tema “Bersama Dewan Da’wah Satukan Langkah, Perkuat Ukhuwah, Bersama Membangun Daerah.” Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi dakwah, persatuan umat, dan kolaborasi dengan pemerintah dalam membangun daerah.
Hadir dalam pelantikan ini Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sp.OG (K), M.Kes., Ketua Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Provinsi Jawa Timur Dr. KH. Fathur Rokhman, M. Pd. I, Ketua Majelis Syura Drs. H. Ahmad Busyairi Mansur, M.M., Ketua Biro Muslimat Dewan Da’wah Jatim Dr. Hj. Rohmatin, M. Pd.I., beserta segenap jajaran Pengurus Dewan Da’wah Jawa Timur, pengurus Dewan Da’wah Kotan dan Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, perwakilan organisasi-organisasi Islam Probolinggo, serta dari Polres maupun Kodim Probolinggo.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Prosesi pelantikan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Pengurus Dewan Da’wah Kota serta Kabupaten Probolinggo, dilanjutkan pembacaan ikrar yang dipimpin oleh Sekretaris Umum Dewan Da’wah Jawa Timur, Tom Mas’udi, S.S., serta penandatanganan berita acara.
Dalam kepengurusan tersebut, Drs. H. Syuhada, M.H.I. dipercaya sebagai Ketua Dewan Da’wah Kota Probolinggo, sedangkan H. Machmud Yunus, S. Ag. dipercaya memimpin Dewan Da’wah Kabupaten Probolinggo.
Wali Kota Dorong Gerakan Subuh Berjamaah
Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sp.Og. (K), M. Kes. memberikan apresiasi terhadap kiprah Dewan Da’wah, khususnya dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat.
Ia mengajak Dewan Da’wah untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menghidupkan gerakan salat Subuh berjamaah. Menurutnya, gerakan tersebut merupakan salah satu kegiatan positif yang telah dilakukan Dewan Da’wah Probolinggo dan perlu terus dikembangkan.
Wali Kota juga menekankan pentingnya inklusivitas dan kolaborasi dalam membangun daerah. Ia berbagi pengalaman ketika menjadi narasumber dalam forum internasional di Armenia, mewakili kota-kota di Indonesia dalam pembahasan mengenai upaya menjaga dan merawat flora serta fauna.
Pengalaman tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterbukaan, kepedulian, dan kerja sama berbagai pihak.
Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada Dewan Da’wah Kota Probolinggo atas kontribusinya dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius.
Ketua Dewan Da’wah Jatim Tegaskan Lima Pilar Perjuangan Dakwah
Sementara itu, Ketua Dewan Da’wah Jawa Timur, Dr. K.H. Fathur Rahman, M.Pd.I., dalam sambutan dan tausiahnya menekankan pentingnya memahami serta mengimplementasikan lima pilar perjuangan Dewan Da’wah.
Kelima pilar tersebut meliputi:
1. Mengokohkan Akidah, sebagai fondasi utama kehidupan umat Islam agar memiliki keimanan yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai tantangan zaman.
2. Mempererat Ukhuwah, membangun persaudaraan dan persatuan umat Islam serta menghindari perpecahan akibat perbedaan.
3. Menegakkan Syariat, menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, dan berbangsa.
4. Menjaga Keutuhan NKRI, meneguhkan komitmen kebangsaan serta berkontribusi dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.
5. Berkomitmen terhadap Solidaritas Dunia Islam, menumbuhkan kepedulian dan semangat persaudaraan terhadap umat Islam di berbagai belahan dunia.
Kelima pilar tersebut diharapkan menjadi landasan gerakan Dewan Da’wah dalam menjalankan misi dakwah. Dengan demikian, dakwah tidak hanya berorientasi pada pembinaan keagamaan, tetapi juga berperan dalam memperkuat persatuan umat, menjaga bangsa, dan membangun kepedulian terhadap persoalan dunia Islam.
Momentum Menguatkan Sinergi Dakwah
Pelantikan dua pengurus daerah ini diharapkan menjadi awal penguatan gerakan dakwah di Kota dan Kabupaten Probolinggo. Dewan Da’wah diharapkan mampu membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, MUI, organisasi Islam, serta berbagai elemen masyarakat.
Dengan berpegang pada lima pilar perjuangan dan semangat ukhuwah, Dewan Da’wah diharapkan hadir sebagai kekuatan dakwah yang mencerahkan, mempersatukan, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Ustaz Muhammad Azhar Ridwan dari maajid Manarul Islam, Bangil, Pasuruan.
Setelah prosesi pelantikan diadakan Orientasi tentang ke-Dewan Dakwah-an kepada pengurus yang baru dilantik, serta sosialisasi perihal program “Strategic Patnership” oleh ustadz Kiemas M. Adil Mastjik, Brigjen (Purnawirawan) Kusbandi dan ustadz Ony Martin.



