GERAKAN PEDULI SAMPAH, MAHASISWA KKN KARANGREJO AJAK SISWA HIDUP BERSIH

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Kabupaten Jember Posko Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, menggelar sosialisasi Gerakan Peduli Sampah kepada siswa SD Negeri Karangrejo 5, Jumat 7/8/2026.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh 13 mahasiswa KKN tersebut diikuti puluhan siswa kelas IV, V, dan VI. Sosialisasi dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung di ruang kelas sekolah dengan suasana interaktif dan edukatif.

 

Koordinator Posko KKN Karangrejo, Zaki Hermawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan program mandatori ketiga dari Pemerintah Kabupaten Jember. Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi tantangan yang perlu diselesaikan bersama melalui edukasi sejak usia dini.

 

“Hari ini kami KKN Kolaboratif Karangrejo menjalankan program ketiga dari Pemerintah Kabupaten Jember, yaitu sosialisasi Gerakan Peduli Sampah,” ujar Zaki.

 

Ia menjelaskan, kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Selain penyampaian materi, mahasiswa juga mengemas sosialisasi melalui permainan edukatif, kuis, sesi tanya jawab, serta pembagian hadiah agar pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami.

 

Zaki menambahkan, edukasi pengelolaan sampah tidak hanya menyasar lingkungan sekolah. Dalam waktu dekat, sosialisasi serupa juga akan diberikan kepada kelompok ibu rumah tangga sebagai pihak yang berperan besar dalam pengelolaan sampah di tingkat keluarga.

 

“Kegiatan ini tidak berhenti di sekolah. Kami juga akan memberikan edukasi kepada ibu-ibu karena rumah tangga merupakan penyumbang sampah terbesar. Harapannya, setiap keluarga mampu mengurangi penumpukan sampah melalui pengelolaan yang baik sejak dari rumah,” jelasnya.

 

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa memperkenalkan cara memilah sampah berdasarkan jenisnya, yakni organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sampah anorganik dapat disalurkan ke bank sampah untuk bernilai ekonomis, sedangkan sampah B3 harus dikelola sesuai prosedur agar tidak mencemari lingkungan.

 

Melalui kegiatan ini, Zaki berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Menurutnya, pengelolaan sampah yang tepat tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.

 

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Jember memberikan tiga program mandatori kepada mahasiswa KKN Kolaboratif, yaitu verifikasi dan validasi data masyarakat Desil 2, sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui layanan VIOLA BPJS Kesehatan, serta edukasi Gerakan Peduli Sampah.

Pos terkait

banner 468x60