Ketika berbicara tentang lingkungan, kita sering hanya membahas sampah, banjir, pencemaran, atau kerusakan hutan. Padahal, ada persoalan yang lebih besar: siapa yang membuat keputusan tentang lingkungan?
Banyak keputusan mengenai industri, pertambangan, tata ruang, dan penggunaan sumber daya alam ditentukan oleh pemerintah melalui kebijakan dan regulasi. Artinya, persoalan lingkungan juga tidak bisa dilepaskan dari politik.
Kita tentu membutuhkan industri. Industri membuka lapangan pekerjaan dan membantu menggerakkan ekonomi. Namun, pembangunan tidak boleh membuat masyarakat kehilangan sumber air, tanah yang produktif, atau lingkungan yang sehat.
Karena itu, pemerintah harus memastikan bahwa setiap kegiatan industri berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.
Masyarakat juga berhak tahu bagaimana sebuah izin diberikan, apa dampaknya terhadap lingkungan, dan siapa yang bertanggung jawab ketika terjadi pelanggaran.
Pemerintah harus terbuka, perusahaan harus bertanggung jawab, dan masyarakat harus diberi ruang untuk mengawasi.
Di sinilah pemilu menjadi penting.
Pemilu bukan hanya soal memilih siapa yang menjadi pemimpin. Kita juga sedang memilih orang-orang yang nantinya akan membuat kebijakan tentang lingkungan dan industri.
Karena itu, kita perlu melihat apakah calon pemimpin benar-benar memiliki komitmen menjaga lingkungan atau hanya menjadikannya sebagai janji kampanye.
Sebagai kader HMI, saya percaya bahwa politik harus menjadi jalan untuk mewujudkan keadilan. Kekuasaan adalah amanah dan harus digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan hanya kepentingan kelompok tertentu.
Perempuan dan anak muda juga harus berani terlibat dalam politik. Kita tidak cukup hanya memilih, tetapi juga harus ikut mengawasi dan mengawal kebijakan.
Pada akhirnya, pemilu yang baik bukan hanya menghasilkan pemimpin yang menang, tetapi pemimpin yang mampu memastikan pembangunan berjalan tanpa mengorbankan masyarakat dan lingkungan.
Sebab ketika kita memilih pemimpin hari ini, kita juga sedang menentukan seperti apa lingkungan yang akan kita wariskan kepada generasi berikutnya.


