LINK SEDARI SAMPUL Integrasikan Literasi, Numerasi, dan Pendidikan Keagamaan di SDN 1 Kedungkumpul

LAMONGAN – SD Negeri 1 Kedungkumpul menghadirkan inovasi pembelajaran digital LINK SEDARI SAMPUL untuk menjawab tantangan peningkatan kemampuan literasi, numerasi, sekaligus penguatan karakter religius siswa sekolah dasar. Inovasi tersebut mengintegrasikan ketiga aspek tersebut dalam satu media pembelajaran interaktif berbasis cerita yang dapat dimanfaatkan di sekolah maupun di rumah.

Program ini dilatarbelakangi hasil evaluasi pembelajaran semester genap tahun ajaran 2023/2024 yang menunjukkan masih adanya kesenjangan capaian numerasi siswa. Sebanyak 36 persen siswa tercatat belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) pada aspek numerasi. Di sisi lain, keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan keagamaan di sekolah baru mencapai 41 persen berdasarkan rekapitulasi hasil belajar sekolah.

Kondisi tersebut mendorong guru SD Negeri 1 Kedungkumpul mengembangkan media pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu menanamkan nilai keagamaan secara kontekstual dan menyenangkan.

LINK SEDARI SAMPUL merupakan singkatan dari konsep pembelajaran yang menghubungkan literasi, numerasi, dan nilai keagamaan melalui sebuah alur cerita terpadu. Siswa diajak membaca dan memahami cerita, menyelesaikan tantangan numerasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, kemudian menemukan pesan moral dan nilai religius dari cerita tersebut.

Kepala sekolah dan tim guru mengembangkan media dengan memanfaatkan teknologi digital seperti PowerPoint interaktif dan e-module. Materi dilengkapi visualisasi, audio narasi, animasi, serta aktivitas interaktif yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.

“Pembelajaran tidak cukup hanya membuat siswa mampu membaca dan berhitung. Anak juga perlu dibiasakan memiliki karakter baik dan memahami nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,” demikian semangat yang menjadi dasar pengembangan LINK SEDARI SAMPUL.

Keunggulan inovasi ini terletak pada konsep Story-Based Integrated Learning atau pembelajaran terpadu berbasis cerita. Pendekatan tersebut membuat berbagai kompetensi tidak diajarkan secara terpisah, melainkan dikemas dalam satu pengalaman belajar yang saling berhubungan.

Selain digunakan dalam pembelajaran di kelas, media ini dirancang fleksibel sehingga dapat digunakan melalui komputer sekolah, tablet, maupun telepon seluler dengan pendampingan orang tua. Konsep tersebut sekaligus membuka ruang kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi proses belajar siswa.

Pengembangan LINK SEDARI SAMPUL dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemetaan kebutuhan dan kurikulum, penyusunan storyboard, pengembangan media digital, uji coba terbatas, pelatihan guru dan orang tua, implementasi dalam pembelajaran, hingga monitoring dan evaluasi secara berkala.

Sekolah menargetkan inovasi tersebut mampu meningkatkan capaian numerasi dengan sasaran 85 persen siswa mencapai KKM. Dalam jangka lebih lanjut, persentase siswa yang berada di bawah KKM ditargetkan dapat ditekan hingga kurang dari 10 persen.

Bagi siswa, inovasi ini diharapkan meningkatkan minat belajar, kemampuan membaca, kemampuan bernalar matematis, serta pembiasaan karakter religius. Bagi guru, LINK SEDARI SAMPUL menjadi alternatif media ajar yang inovatif dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Sementara bagi orang tua, media tersebut memberikan sarana untuk mendampingi anak belajar secara interaktif di rumah.

Melalui inovasi ini, SD Negeri 1 Kedungkumpul berupaya mewujudkan pembelajaran yang tidak hanya mengejar kecerdasan akademik, tetapi juga membangun karakter. LINK SEDARI SAMPUL diharapkan menjadi model pembelajaran tematik digital yang mampu mengintegrasikan kecakapan literasi dan numerasi dengan nilai keagamaan secara kontekstual, menarik, dan berkelanjutan.

Pos terkait

banner 468x60