Program Yakin Semua Sejahtera Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga Kurang Sejahtera di Lamongan

LAMONGAN — Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Sosial terus memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan ketahanan sosial ekonomi masyarakat melalui Program Yakin Semua Sejahtera (YSS). Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi Kepala Rumah Tangga Perempuan Kurang Sejahtera (KRTPKS) melalui pelatihan, pendampingan, serta dukungan pengembangan usaha.

Program YSS hadir sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons dampak kondisi ekonomi yang dapat memengaruhi pendapatan dan keberlangsungan kehidupan masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Februari 2021 jumlah penduduk miskin di Kabupaten Lamongan tercatat 164,68 ribu jiwa atau 13,85 persen. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya intervensi yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga mendorong masyarakat penerima manfaat agar mampu meningkatkan kapasitas dan pendapatannya secara berkelanjutan.

Melalui YSS, Pemerintah Kabupaten Lamongan memprioritaskan KRTPKS yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI. Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap di 27 kecamatan di Kabupaten Lamongan.

Kepala Rumah Tangga Perempuan penerima manfaat tidak hanya mendapatkan dukungan untuk memulai atau mengembangkan usaha, tetapi juga memperoleh pelatihan dan pendampingan. Pendekatan tersebut ditujukan untuk membangun motivasi berusaha (need for achievement) sekaligus meningkatkan keterampilan hidup (life skill) agar penerima manfaat mampu mengelola kegiatan usaha sesuai potensi dan kebutuhan lingkungan.

Kebaruan YSS terletak pada pendekatannya yang menjadikan bantuan sebagai penunjang proses pemberdayaan. Penerima manfaat didorong untuk bangkit, memperoleh penghasilan secara mandiri, menciptakan peluang usaha, bahkan membuka kesempatan kerja bagi lingkungan sekitar. Dengan demikian, program tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan jangka pendek, tetapi diarahkan untuk membangun ketahanan sosial dan ekonomi keluarga.

Pelaksanaan program diawali dengan penetapan sasaran penerima manfaat berdasarkan DTKS. Selanjutnya dilakukan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan motivasi serta kemampuan berusaha. Bantuan kemudian dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan wirausaha sesuai kebutuhan penerima manfaat dan kondisi lingkungan tempat tinggal. Hasil pelaksanaan usaha selanjutnya didorong untuk terus berkembang sehingga mampu memberikan penghasilan secara berkelanjutan.

Program YSS juga menempatkan penerima manfaat sebagai bagian penting dalam menentukan kebutuhan usahanya. Pendekatan tersebut diharapkan membuat bantuan lebih tepat guna sekaligus meningkatkan rasa tanggung jawab dan kemandirian penerima manfaat dalam menjalankan usaha.

Melalui program ini, Pemkab Lamongan berharap terjadi peningkatan pendapatan keluarga, pemenuhan kebutuhan dasar, serta kemampuan masyarakat menghadapi tantangan ekonomi. Dalam jangka panjang, YSS diharapkan mampu mengurangi ketergantungan penerima manfaat terhadap bantuan sosial dan mendorong terbentuknya keluarga yang lebih mandiri dan sejahtera.

Program YSS sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Penerima manfaat didorong untuk bekerja, berusaha, dan mengembangkan potensi ekonomi secara halal dan produktif sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan oleh keluarga penerima, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Dengan demikian, YSS menjadi salah satu ikhtiar Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mengubah pola penanganan kemiskinan dari sekadar bantuan menuju pemberdayaan. Melalui peningkatan keterampilan, pendampingan, dan pengembangan usaha, program ini diharapkan dapat membuka jalan bagi KRTPKS untuk meningkatkan kesejahteraan dan membangun kehidupan ekonomi keluarga yang lebih tangguh.

Pos terkait

banner 468x60