SDN 1 Sukorame Bentuk Karakter Siswa melalui Inovasi CHARACTER BUILDING WITH SONG

LAMONGAN – Upaya membangun karakter peserta didik di tengah derasnya arus informasi digital terus dilakukan SDN 1 Sukorame melalui inovasi “CHARACTER BUILDING WITH SONG”. Program ini menghadirkan pendekatan kreatif dengan memanfaatkan musik sebagai media pembiasaan positif untuk menanamkan nilai Pancasila, kecintaan terhadap budaya bangsa, serta membentuk lingkungan sekolah yang ramah anak.

Inovasi tersebut lahir dari keprihatinan sekolah terhadap meningkatnya paparan konten musik di media sosial yang tidak selalu sesuai dengan usia anak. Berdasarkan survei internal SDN 1 Sukorame, sebanyak 70 persen siswa lebih mengenal dan menghafal lagu-lagu viral bertema dewasa dibandingkan lagu nasional maupun lagu daerah.

Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi perkembangan karakter, penggunaan bahasa, hingga kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal. Padahal, musik memiliki peran strategis dalam membangun kecerdasan emosional, meningkatkan konsentrasi belajar, serta menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan moral kepada anak.

Kepala SDN 1 Sukorame menjelaskan, CHARACTER BUILDING WITH SONG dirancang untuk menjadikan lingkungan sekolah sebagai ruang belajar karakter melalui pendekatan yang menyenangkan. Program ini memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia berupa pengeras suara dan bel sekolah otomatis tanpa membutuhkan pengadaan infrastruktur baru.

“Melalui lagu, nilai-nilai kebaikan dapat masuk secara alami dalam keseharian siswa. Anak-anak tidak hanya belajar melalui buku, tetapi juga melalui pengalaman mendengar, memahami, dan menghayati pesan positif dalam setiap lirik lagu,” ujarnya.

Pelaksanaan program dilakukan secara terstruktur dengan pemutaran lagu edukatif sebanyak tiga kali sehari, yakni saat siswa datang ke sekolah, waktu istirahat, dan menjelang pulang. Lagu yang diperdengarkan terdiri atas lagu nasional, lagu daerah, lagu religi, serta tembang Jawa seperti macapat yang telah disusun dalam bank lagu digital berdasarkan tema karakter.

Tidak berhenti pada aktivitas mendengarkan, sekolah juga mengembangkan pembelajaran aktif melalui sesi refleksi mingguan. Guru mengajak siswa mendiskusikan pesan moral dalam lirik lagu, menghubungkannya dengan nilai-nilai kehidupan sehari-hari, serta menerapkannya dalam perilaku di lingkungan sekolah.

Program ini menjadi bagian dari implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka, khususnya dalam membangun karakter religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan berbudaya.

Koordinator program menyampaikan bahwa kebaruan inovasi ini terletak pada integrasi antara teknologi sederhana, budaya lokal, dan pendidikan karakter. Dengan konsep edutainment, siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan tanpa mengurangi waktu pembelajaran utama.

“Anak-anak tidak merasa sedang diberi pelajaran karakter karena pendekatannya melalui musik yang dekat dengan kehidupan mereka. Harapannya, lagu-lagu positif dapat menggantikan dominasi konten yang kurang sesuai dengan usia mereka,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, SDN 1 Sukorame telah menyusun Bank Digital 50 Lagu Edukatif yang terbagi dalam kategori nasional, daerah, religi, dan kebangsaan. Selain itu, sekolah juga menyiapkan buku panduan “Membaca Nilai Karakter dari Lirik Lagu” sebagai pedoman guru dalam mengintegrasikan pesan moral lagu ke dalam pembelajaran.

Melalui inovasi ini, sekolah menargetkan sebanyak 80 persen siswa mampu menyanyikan minimal lima lagu wajib nasional dan tiga lagu daerah dengan baik. Program ini juga diharapkan mampu menurunkan perilaku negatif seperti penggunaan tutur kata kurang pantas dan meningkatkan iklim sekolah yang lebih harmonis.

Selain berdampak bagi siswa, CHARACTER BUILDING WITH SONG memberikan manfaat bagi guru dan sekolah. Guru lebih mudah melakukan pembiasaan karakter tanpa mengurangi jam efektif belajar, sementara sekolah bertransformasi menjadi ruang pendidikan yang kreatif, inspiratif, dan kaya nilai budaya.

Dengan memadukan musik, teknologi sederhana, dan pendidikan karakter, SDN 1 Sukorame membuktikan bahwa inovasi tidak selalu membutuhkan biaya besar. Melalui suara lagu yang diperdengarkan setiap hari, sekolah berupaya mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mencintai budaya bangsa, dan berjiwa Pancasila.

Pos terkait

banner 468x60