LAMONGAN — SD Negeri Datinawong menghadirkan inovasi pembelajaran BELAJAR ASIK MIMAJOY (Mindful, Meaningful, and Joyful) sebagai upaya menciptakan proses belajar yang lebih menyenangkan, bermakna, dan ramah anak. Program ini dirancang untuk mengatasi kejenuhan belajar siswa yang kerap muncul menjelang akhir pekan setelah menjalani rutinitas pembelajaran selama lima hari.
Kejenuhan belajar dapat berdampak pada menurunnya konsentrasi, partisipasi aktif, dan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran. Karena itu, SDN Datinawong melakukan inovasi dengan menjadikan hari Jumat sebagai momentum pembelajaran eksperimental-tematik melalui kegiatan yang memadukan aspek kesadaran diri, pengalaman nyata, dan aktivitas menyenangkan.
BELAJAR ASIK MIMAJOY mengusung pendekatan 3M, yakni Mindful, Meaningful, dan Joyful. Pada aspek Mindful, siswa diajak membangun kesadaran dan fokus sebelum mengikuti kegiatan pembelajaran. Pendekatan Meaningful menghubungkan materi dengan pengalaman serta kehidupan sehari-hari siswa. Sementara Joyful menghadirkan permainan dan aktivitas interaktif agar proses belajar berlangsung lebih menyenangkan.
Melalui program “Jumat Menjoy Bareng”, siswa mengikuti berbagai kegiatan seperti ice breaking mindful, permainan literasi dan numerasi, outbound sederhana, eksperimen sains, serta panggung ekspresi. Kegiatan dilaksanakan secara inklusif dengan mengurangi sekat kelas konvensional sehingga siswa memiliki kesempatan untuk berinteraksi, bekerja sama, berekspresi, dan belajar dari pengalaman.
Inovasi tersebut juga dilengkapi MIMAJOY Journal, yaitu lembar refleksi yang digunakan siswa untuk mengenali perasaan, mencatat pengalaman, serta merefleksikan capaian belajarnya. Dengan jurnal tersebut, siswa tidak hanya diarahkan untuk memahami materi, tetapi juga belajar mengenali emosi dan perkembangan dirinya.
Pelaksanaan inovasi dimulai dari perencanaan dan penyusunan modul tematik 3M oleh tim pengembang sekolah, sosialisasi dan pembentukan kelompok inklusif siswa, pelaksanaan rutin Jumat MIMAJOY, refleksi melalui MIMAJOY Journal, hingga evaluasi bulanan dan pemberian apresiasi melalui panggung ekspresi siswa.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, dan minat belajar siswa sekaligus mengurangi kejenuhan pembelajaran. Di sisi lain, MIMAJOY juga menjadi sarana penguatan karakter seperti kreativitas, gotong royong, kemandirian, dan kepercayaan diri.
Bagi guru, inovasi ini memberikan alternatif model pembelajaran kontekstual dan kreatif. Bagi orang tua, program tersebut diharapkan memberikan rasa percaya terhadap perkembangan akademik maupun karakter anak. Sedangkan bagi sekolah, MIMAJOY menjadi bagian dari upaya membangun iklim sekolah yang ramah anak dan inovatif.
Sebagai indikator keberhasilan, SDN Datinawong menargetkan terlaksananya kegiatan Jumat MIMAJOY secara rutin dengan tema yang variatif, tersusunnya modul dan jurnal refleksi siswa, serta terdokumentasinya portofolio karya dan ekspresi peserta didik. Program ini juga menargetkan peningkatan kehadiran dan partisipasi aktif siswa pada hari Jumat hingga 98 persen.
Melalui BELAJAR ASIK MIMAJOY, SDN Datinawong menegaskan bahwa pembelajaran tidak harus berlangsung secara kaku. Sekolah dapat menjadi ruang yang mendorong siswa untuk belajar dengan sadar, menemukan makna dari pengalaman, sekaligus menikmati proses belajar secara positif dan menyenangkan.



